
RAHASIA PERTUMBUHAN
(Yak 1:2-4)
Tumbuhan, Hewan dan Manusia yang “Hidup” identik dengan yang namanya partumbuhan. Itu adalah ciri yang paling mendasar, yang tidak mengalami pertumbuhan pasti mengalami kelainan dan itu tidak normal. Haya benda mati yang tidak mengalami pertumbuhan Pertumbuhan dapat dilihat dalam berbagai aspek, antara lain pertumbuhan fisik, mental, pikiran dan gaya hidup.
Sebagai umat Tuhan kita juga harus memiliki ciri ini, sebagai tanda bahwa kita Hidup dalam Dia. Paulus dalam suratnya kepada jemaat di efesus menyarankan agar mereka berpegang teguh pada kebenaran dan bertumbuh didalam segala hal ke arah DIA(Ef 4:15). Kata bertumbuh pada ayat ini memakai kata grow up (KJV) αὐξάνω yang juga dapat berarti memperluas, memperbesar. Barnes mengomentari ayat ini dengan mengatakan bertumbuh kepada bentuk sempurna/lengkap manusia. Pertumbuhan umat Tuhan bukan pertumbuhan yang apa adanya atau yang sembarangan tetapi ditekankan bahwa pertumbuhan dalam hal ini ialah “pertumbuhan Ke arah DIA” . Bertumbuh dalam kedewasaan rohani, bertumbuh dalam pengenalan akan Tuhan, dan bertumbuh dalam kasih.
Dalam Yakobus pasal y ang pertama ini ayat 2-4 yakobus menasehatkan oang yahudi yang berada di perantauan supaya mereka dapat menjadi dapat bertumbuh dalam Dia, karena kondisi orang yahudi pada saat itu yang berada dalam perantauan sering tidak nyaman karena iman mereka kepada Tuhan.
Berpegang Teguh Pada Kebenaran Adalah Pertumbuhan Rohani Yang Sejati Di Dalam Yesus
Apakah rahasia pertumbuhan itu??
1. Menganggap Penderitaan sebagai suatu kebahagiaan (ay 2)
Gila. Mungkin itulah perkataan yang tepat untuk point ini. Menganggap penderitaan sebagai suatu kebahagiaan adalah hal yang tidak lazim. Tetapi memang itulah rahasianya.Kata “dalam berbagai- bagai pencobaan” menunjukkan suatu kondisi yang tidak menyenangkan. Dalam pengalaman seperti ini orang Kristen mudah mengambil keputusan yang tidak sesuai dengan jalan Tuhan. Pengalaman yang tidak menyenangkan dapat meruntuhkan iman Kristen. Namun Jika, orang Kristen menghadapinya dengan sikap positif , yaitu sikap bahagia maka mereka akan dapat bertahan dan menghasilkan sikap hidup yang lebih dewasa.
Rahasia pertumbuhan dari pohon adalah seperti ini: Tumbuhan membutuhkan matahari untuk bertumbuh, namun sebenarnya ada proses yang unik dalam hal ini. Ketika sinar matahari mengenai tumbuhan maka sinar matahari itu membakar sel-sel pertumbuhan yang ada pada pucuk itu. Ketika pembakaran terjadi maka pembelahan sel yang mengarah mengarah keatas akan terhambat. Namun rupanya ini sangat bermanfaat karena ketika pertumbuhan keatas terhambat maka pembelahan sel itu akan membelah kearah samping dengan demikian Pohon tidak hanya bertumbuh keatas tetapi pembelahan sel yang kesamping mengakibatkan pohon membesar dan akan menjadi kuat. Tumbuhan yang tidak kena sinar matahari akan bertumbuh secara memanjang saja tetapi tidak melebar dengan demikian akan menghasilkan pohon yang tidak kuat.
Sinar matahari dalam hal ini adalah pencobaan itu tetapi jika kita mampu menyikapinya dengan positif maka kita akan dapat seperti pohon itu yang bertumbuh kearah yang lebih baik kuat dan kokoh dalam Dia. Jika kita berada dalam ujian berarti yang kuasa sedang membentuik kita. Dalam artian bahwa Tuhan berurusan dengan kita dan kita sedang dalam proses. Tanda kematian adalah tidak adanya aktivitas berarti jika kita dalam proses, aktivitas pasti ada dan itulah tanda kehidupan dimana kita akan bertumbuh.
2. Ujian menjadi ketekunan (Ay 3-4)
Ketahuilah bahwa ketika kita berada dalam proses, kita sedang dalam pembentukan. Orang yang bertahan dalam ujian itu akan secara otomatis terbentuk pribadi yang tekun. Tuhan pernah menggambarkan hubungan umat Israel dengan Tuhan bagaikan hubungan antara tukang periuk dengan tanah liat. Kita adalah tanah liat itu, jika demikian berarti kita harus menjadi orang yang mau dibentuk. Orang yang mau dibentuk adalah orang yang tekun. Sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan” (Yak. 1:3). Bentuk sekarang dari kata ginosko, “tahu,” “mengenali,” atau “mengerti,” adalah penting. Orang Yahudi yang telah dianiaya mungkin merasa sangat kecewa karena harus melalui kesukaran besar. Yakobus membesarkan hati mereka dengan mengatakan bahwa selalu ada alasan atau maksud Tuhan atas setiap kesukaran dalam kehidupan orang Kristen.
Allah menguji iman kita. Iman di sini berbicara mengenai kepercayaan dan keyakinan kita dalam Yesus atas keselamatan. Surat Yakobus benar-benar merupakan surat iman. Iman disebutkan sebelum usaha-usaha. Tidak boleh ada usaha jika tidak ada iman. Iman harus ada terlebih dahulu.
Kata “ujian” berasal dari kata dokimion. Artinya “mencoba mengenali kemurnian sesuatu dengan pemeriksaan dan pengujian, seringkali melalui hal-hal nyata.”
Ujian terhadap iman seseorang menghasilkan hupomone, “ketekunan” atau “daya tahan.” Kata hupomone (secara literal berarti “tetap berada di bawah”) menunjukkan “kemampuan untuk tetap bertahan di bawah situasi-situasi sulit”, kemampuan tetap bertahan di bawah tekanan. Ini sebuah sikap “tidak akan pernah menyerah”. Seseorang dengan daya tahan demikian tidak akan mudah menyerah bahkan di bawah situasi pencobaan yang ekstrim. “Saudara-saudara, turutilah teladan penderitaan dan kesabaran para nabi yang telah berbicara demi nama Tuhan. Sesungguhnya kami menyebut mereka berbahagia, yaitu mereka yang telah bertekun; kamu telah mendengar tentang ketekunan Ayub dan kamu telah tahu apa yang pada akhirnya disediakan Tuhan baginya, karena Tuhan maha penyayang dan penuh belas kasihan.” (Yak. 5:10-11).
Oleh: SUKARDI
















